|
Nasional
Korban Tsunami dapat Kaki Palsu
Selasa, 26 April 2005 | 19:32 WIB
TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Para korban tsunami yang kakinya terpaksa diamputasi karena luka parah, Selasa (26/04) mendapatkan kaki palsu sehingga mereka bisa berjalan kembali. Pemasangan kaki palsu itu dilakukan di Ruang Fisioterapi, Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.
Kaki palsu itu adalah bantuan Rumah Sakit Ortopedi Soeharso, Solo, bekeja sama dengan Forum Persaudaaan Indonesia dan LSM Handicap. Menurut Dr. Komang Kusumawati, Spesialis Rehabilitasi Medik RS Ortopedi Solo, pihaknya telah datang ke Aceh untuk ketiga kalinya.”Kami akan berada satu minggu di sini untuk pemasangan dan latihan menggunakan kaki palsu,” kata dia.
Untuk tahap ini pasien yang telah diukur untuk mendapatkan kaki palsu 71 orang. Sebanyak 21 pasien telah siap dipasang setelah pengukuran dilakukan Maret lalu. Selain pemasangan kaki palsu, menurut Komang, mereka juga bertanggung jawab dalam melatih para pasien agar bisa berjalan. ”Waktu latihan sekitar 6-7 kali, kadang 2 kali latihan ada yang sudah bisa,” ujarnya.
Kaki palsu itu dibuat di Solo, dengan bahan lokal. Satu kaki menghabiskan dana sekitar Rp 2,3 juta. Bukan hanya korban tsunami yang dibantu, warga lain yang kehilangan kaki akibat kecelakaan juga mendapat bantuan kaki palsu.
Ibu Leni Mardiyah (43) mengaku senang akan mendapatkan kaki palsu. Kakinya diamputasi karena kondisinya telah remuk pada hari kelima pascatsunami.
Dengan adanya bantuan kaki itu, dia berharap akan bisa hidup normal kembali, seperti dulunya. ”Saya diamputasi di Rumah Sakit Takengon dulu, setelah tidak bisa disembuhkan lagi,” ujar Leni. Adi Warsidi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|