|
Nasional
DPW PKB Se-Indonesia Tidak Mengakui Kepengurusan Muhaimin
Rabu, 27 April 2005 | 16:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pertemuan pengurus wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Indonesia di Hotel Kartika Candra, kemarin (26/4) malam, menolak kepengurusan hasil Muktamar PKB II di Semarang.
Demikian disampaikan AS Hikam dan beberapa pengurus wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam pernyataan sikapnya di Hotel Kartika Chandra, Rabu (27/4). Hikam mengaku ditunjuk sebagai juru bicara Alwi Shihab dan Syaifullah Yusuf.
Dalam pernyataan sikap itu, Hikam menegaskan bahwa kepengurusan PKB yang terdaftar di Departemen Hukum dan HAM adalah hasil Muktamar Luar Biasa (MLB) Yoyakarta dengan Ketua Dewan Syuro KH Abdurramman Wahid, Ketua Tanfidz Alwi Shihab dan Sekjen PKB Syaifullah Yusuf.
Oleh karena itu, semua keputusan PKB yang tidak ditandatangani oleh Alwi Shihab dan Syaifullah Yusuf adalah tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum, termasuk di dalamnya Muktamar II PKB di Semaramg.
DPP PKB meminta Alwi untuk melakukan langkah organisatoris sehingga PKB menjadi solid dan tidak terpuruk. DPP PKB hasil MLB Yogyakarta juga diharapkan untuk melakukan rekonsiliasi dan menyelenggarakan Muktamar II yang sesuai dengan AD/ART.
Hikam menambahkan, sebanyak 231 DPW dan DPP PKB mendukung Alwi Shihab dan Syaifulllah sebagai Ketua dan Sekjen PKB.
Hikam mengatakan, sesuai tanggapan Menteri Hukum dan HAM, DPP PKB tidak pernah memberikan surat mengenai pemberhentian Alwi dan Syaifulllah, sehingga mereka berdua tetap sebagai Ketua dan Sekjen. Untuk itu, Hikam mengimbau agar seluruh DPW tidak menyetujui kepengurusan hasil muktamar di Semarang.
yudha setiawan
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|