Warga Miskin Penerima Kartu Askes Baru 18 Juta Jiwa
Minggu, 08 Mei 2005 | 13:36 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Direktur Utama PT Asuransi Kesehatan, Ori Andari Sutadji menyatakan sejauh ini baru 50% dari 36 juta kartu Askes yang menjadi target dibagikan untuk orang miskin sebagai kompensasi kenaikan harga BBM.
"Saya janji dengan Menkes, bulan Juni pembagian kartu Askes sudah mencapai 100 %," kata Ori saat mendampingi Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Kricak, Kecamatan Tegalrejo, Yogyakarta, Sabtu (7/5).
PT. Askes sebagai mitra Departemen Kesehatan dalam penyaluran dana kompensasi BBM untuk bidang kesehatan, kata Ori, menemui masalah dalam pembagian kartu Askes ini. Sebab, ada beberapa pemerintah daerah yang meminta lebih dari kuota yang ditetapkan pemerintah pusat.
Sementara itu, Lurah Kricak, Sukardi, mengungkapkan di wilayahnya ada 75 % penduduk miskin dari 15 ribu jiwa warga di sana. Penduduk di daerah itu merupakan penerima bantuan beras murah (raskin) terbesar di Yogyakarta. "Sebanyak 855 KK dari 2.750 KK menerima raskin, yaitu keluarga prasejahtera," kata dia.
Raskin, kata Sukardi, berdampak baik untuk masyarakat di sana karena dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Masing-masing KK mendapat jatah 10 kg. Ia beserta jajarannya juga mengupayakan pemberdayaan masyarakat agar tidak tergantung pada
pemerintah. Upaya ini untuk mengantisipasi jika suatu saat nanti bantuan raskin dihentikan.
Warga penerima kartu Askes, kata Sukardi, mencapai 3.504 orang dari 4.403 jiwa yang tercatat berhak mendapatkannya. Selisih sekitar 900 orang ini, kata dia, diupayakan dibantu dengan memberdayakan lembaga masyarakat lokal seperti paguyuban. "Sisanya dibayari dari APBD," katanya. Ami Afriatni




Komentar Anda :