Jurnalis Bandung Demo Anti Kekerasan

Rabu, 18 Mei 2005 | 18:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Puluhan wartawan yang tergabung dalam Solidaritas Wartawan Bandung menggelar aksi damai di depan gerbang Gedung Sate Jalan Diponegoro, Rabu (18/5) siang. Aksi ini merupakan bentuk solidaritas terhadap wartawan Republika Priyantono Oemar yang dipukuli dua orang berpakaian tentara Senin (16/5) sore.

Priyantono Oemar, Wartawan Republika, dipukuli dua orang
berpakaian tentara di depan kantornya Jl Warung Buncit Jakarta Selatan, kemarin sore. Pemukulan bertubi-tubi itu belum jelas latar belakangnya. "Ciri-ciri yang memukuli Priyantono, berpakaian militer lengkap,"ujar Rusdiansyah, teman sekantor korban.

Dalam aksi damai itu, Edi, fotografer Republika,
sempat menggelar performance art dengan berbaring di atas jalan. Tangan kanannya memegang kamera, sedangkan
badannya perlahan-lahan ditaburi bunga oleh wartawan
lain. "Stop kekerasan terhadap warga sipil,"ujar
Matdon, wartawan radio Cosmo.

Dalam aksi itu para wartawan bertugas meminta aparat
Polri dan TNI untuk menyelesaikan segala perselisihan
dengan masyarakat sipil lewat cara damai. "Tanpa
darah, tanpa air mata, tanpa kekerasan,"ujar Matdon.

Rana Akbari Fitriawan






Komentar Anda

Kirim