Asia Butuhkan Ribuan Tenaga Kerja Formal Dari Indonesia

Senin, 23 Mei 2005 | 01:08 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang:Direktur Jenderal Pembinaaan dan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri Departemen Tenaga Kerja dan Trasmigrasi, I Gusti Made Arka mengatakan pemerintah akan menempatkan ribuan tenaga kerja formal terlatih di negara-negara di kawasan Asia, seperti Jepang, Taiwan, Hongkong dan Korea Selatan.

"Kami telah menjajaki dan pada umumnya negara-negara di Asia tersebut membutuhkan ribuan tenaga kerja sebagai perawat dan di sektor pariwisata," ujarnya saat melakukan sidak ke Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta, Minggu (22/5).

Selain mensyaratkan pendidikan formal dan teknis, menurut Arka, khusus untuk Jepang meminta agar setiap calon pekerja memahami Bahasa Jepang. Karena itu, Depnaker bersama pemerintah Jepang akan menyusun bersama kurikulum pelatihan yang tepat.

Dengan pendekatan tersebut, Arka optimis dapat mengurangi tenaga kerja Ilegal asal Indonesia di Jepang. Sebab, selama ini banyak tenaga ilegal bekerja di negara itu dengan kedok misi kesenian dan kebudayaan.

Sebaliknya, dalam menempatkan para tenaga kerja ke luar negeri, Depnakertrans akan menuntut standar gaji sesuai dengan konvensi ILO (Lembaga Buruh Dunia). Joniansyah






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: