|
Demonstran dan Satgas PKB Versi Alwi Bentrok
Minggu, 29 Mei 2005 | 14:14 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya: Sekitar 50 demonstran terlibat bentrok dengan puluhan Satuan Tugas yang menjaga Musyawarah Kerja Nasional Partai Kebangkitan Bangsa versi Alwi Shihab di depan Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Para demonstran menamakan diri sebagai Forum Pembela Keutuhan Ulama.
Para demonstran semula berjalan kaki dari arah timur Asrama Haji. Di sepanjang perjalanan mereka menggelar orasi dan poster. Di antaranya berbunyi "Gus Dur Waliku Jangan Diganggu","Apa kabar Alwi, apa kabar Menko Kesra", dan "Hai Anam, membekukan PKB ngacau".
Di depan rumah Sakit Haji Sukolilo, sekitar 100 meter dari arena musyawarah, puluhan Satuan Tugas dan Banser penjaga acara menghadang mereka. Setelah bernegosiasi, dua perwakilan demonstran diizinkan masuk. Mereka menemui pemimpin Satuan Tugas arena musyawarah.
Ketika perwakilan demonstran sedang bernegosiasi, para satgas membubarkan demonstran lainnya. Beberapa anggota satgas mendorong dan memukul, serta merobek poster yang dibawa demonstran. Para demonstran pun melawan. Aparat dari Kepolisian Resort Kota Surabaya Timur melerai bentrokan ini.
Abdul Halim dan Abdurrahman, koordinator demonstran, mengaku kecewa dengan aksi satgas. "Mereka tak punya niat baik. Pernyataan sikap kami dirobek di posko keamanan," tuturnya.
Musyawarah ditutup pukul 11.30 WIB, lebih awal dari jadwal semula. Penutupan ini tidak dihadiri ribuan undangan seperti pada pembukaan. Para kiai yang hadir antara lain KH Idris Marsuki, KH Ma'ruf Amin, KH Mas Subadar, KH Abdurrahman Chudori, KH Zainal Abidin, Soleh Qosyim, dan KH Anwar Iskandar.
KH Abdullah Faqih, KH Kholil As'ad, KH Ahmad Sofyan, dan KH Muhaiminan Gunardo yang hadir pada pembukaan absen pada penutupan. Adi Mawardi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|