RI-Australia Kecam Teror Surat KBRI di Canbera

Selasa, 07 Juni 2005 | 14:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Parlemen Australia mengecam tindakan pengiriman bubuk putih ke Kedutaan Besar Republik Indoesia di Canbera, Australia. "Itu sangat tidak mencerminkan sikap rakyat Australia," ujar Ketua Delegasi Parlemen Australia, Bruce Willson, di Jakarta, Selasa (7/6).

"Tindakan itu merupakan tindakan kedua ke sasaran yang sama. Kami meminta polisi untuk menangkap pelaku dan mengungkap apa motif di balik kejadian ini," lanjut Bruce. Saat ini, katanya, polisi Australia dan Indonesia sedang melakukan investigasi untuk menyelidiki kejadian ini.

Menteri Luar Negeri RI Nur Hassan Wirajuda juga mengecam aksi teror ke Kantor Perwakilan Indonesia di Canberra tersebut. "Ini jelas-jelas untuk menimbulkan rasa was-was," ujarnya. Saat ini, kata Wirajuda, staf kedutaan yang berada dalam kedutaan, harus menjalani dekontaminasi.

Untuk sementara, karena kejadian itu terjadi pada pagi hari saat kantor kedutaan belum dibuka. Sebagian besar staf kedutaan yang belum datang diminta untuk tidak masuk kantor. Wirajuda mengatakan, kejadian yang kedua kalinya ini bisa diminimalisir dampaknya.

"Karena ada kotak pengaman surat yang disumbangkan pemerintah Australia, telah digunakan sebagai tindakan antisipasi. Jadi dampaknya bisa lebih kecil, karena dibuka dalam wadah yang terbatas," ujar Wirajuda. Yophiandi






Komentar Anda

Kirim