|
RI Siap Sepakati Pertukaran Tahanan dengan Australia
Rabu, 08 Juni 2005 | 16:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah siap menyepakati, pertukaran tahanan dengan Australia. Menurut Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda, pertukaran tidak hanya untuk kasus Schapelle Corby.
Kesepakatan, Hassan menilai, akan menguntungkan warga negara Indonesia. "Banyak juga warga negara Indonesia yang dikurung di luar negeri, termasuk kasus narkotika dan penyelundupan," kata Hassan Wirajuda kepada pers di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (8/6).
Sampai saat ini, kata Hassan, pemerintah masih menunggu rancangan perjanjian dari Australia. Pembicaraan yang dilakukan oleh kedua negara, ia menjelaskan, baru tahap informal.
Selain Australia, menurut Hassan, pemerintah Prancis beberapa kali meminta dilakukan pembicaraan yang sama dengan Indonesia. Yang jelas, pertukaran akan dilakukan setelah proses hukum terhadap sang tahanan tuntas atau memiliki kekuatan hukum tetap.
"Itu pun setelah hukumam bagi tahanan dijalankan pada periode tertentu," kata dia. "Misalnya separuh dari masa tahanan baru dipulangkan." Yuliawati
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Presiden Soeharto menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Australia John Howard di Jakarta. [Dok TEMPO; Digital Image; 20040812]](/hg/photostock/2005/03/28/s_FJ04081238_high_thumb.jpg) |
![Menteri Pertahanan Australia, Robert Hill [TEMPO/Bambang Harymurti; Digital Image; 20021016]](/hg/photostock/2005/03/28/s_Robert Hill 2_high_thumb.jpg) |
| Presiden Soeharto dan John Howard
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|