TNI Menangkap Tiga Warga Aceh dan Menemukan Ladang Ganja
Senin, 13 Juni 2005 | 00:00 WIB
TEMPO Interaktif, Aceh Besar:Tiga orang yang diduga anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di wilayah Kecamatan Seulimum, Aceh Besar, ditangkap aparat TNI dari Yonif 122/Tombak Sakti (TS) yang bertugas di Aceh Besar. Penangkapan tiga orang itu menurut Komandan Yonif 122/TS, Letkol (Inf) Abdurrahman, dilakukan secara terpisah dalam beberapa kali aksi penyergapan yang dilakukan TNI. Letkol Abdurrahman juga memperlihatkan barang bukti di Desa Alue Dua, Kecamatan Seulimum (13/06).
Menurut Abdurrahman tiga orang yang ditangkap itu ; Fauzan (34), Armaidi (23), dan Bahagia (20). Ketiganya ditangkap dalam aksi penyergapan yang berbeda. Seorang lainnya yang juga diduga anggota GAM, Yusuf(29), menyerahkan diri kepada aparat TNI Yonif 122/TS, karena merasa takut ditangkap oleh aparat keamanan.
Penyergapan yang dilakukan TNI, menurut Abdurrahman, berdasarkan laporan masyarakat. "Mereka ini sering di kampung dan memeras warga, meminta pajak nanggroe atau mencari logistik,"ujarnya.
Setelah mendapat laporan, TNI terus melakukan pengendapan sejak seminggu lalu. Lalu TNI menangkap Bahagia dan Armaini, di pinggiran desa tiga hari lalu. "Mereka sempat menembak dua kali, dan kami akhirnya menyita satu senjata api,"kata Abdurrahman.
Kemarin sore (12/06), TNI kembali juga menangkap Fauzan, menurut Abdurrahman, dia salah seorang komandan kompi GAM. Kepada TNI, Fauzan mengaku kalau dia sebenarnya ingin menyerahkan diri kepada aparat keamanan, "Saya dari dulu sebenarnya ingin menyerah, tapi takut dan tidak ada kesempatan,"ujarnya.
Selain barang bukti senjata, aparat TNI juga menyita beberapa barang logistik GAM, dan menemukan sehektar ladang ganja. "Mereka menanam ganja, dan kemudian dijual, uangnya dibelikan logistik, tapi yang paling utama beli voucher hp,"ujar Abdurrahman.
Adi Warsidi





