Bensin Mulai Hilang di Yogyakarta
Selasa, 05 Juli 2005 | 20:30 WIB
TEMPO Interaktif, Ypgyakarta:Hampir seluruh pompa bensin di Yogyakarta hingga Kabupaten Magelang, Selasa (5/7) tampak antrian panjang pembeli premium, solar dan Pertamax. Bahkan untuk jenis premium, tidak kurang dari 18 SPBU di Yogyakarta dan Magelang habis. Banyak pengendara yang kecewa karena tak dapat membeli premium.
Di empat pompa bensin di sepanjang Jalan Kaliurang di Yogyakarta, antrian lebih dari 100 meter yang terdiri dari sepeda motor dan mobil. Antrian itu menyebabkan kemacetan lalu lintas sebab kendaraan yang antri hingga berada di jalan raya. "Saya sudah setengah jam antri di sini. Tapi kendaraan roda dua selalu mendahului. Akibatnya kendaraan roda empat seperti saya ini, harus lebih lama antrinya,"kata Marsudi, seorang sopir mobil box saat di pompa bensin Jalan Kaliurang.
Di sejumlah pompa bensin yang masih tersedia selalu dijaga polisi. Tiga hingga lima orang polisi, tampak berjaga dan ikut mengatur lalu lintas. Petugas itu sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya insiden di pompa bensin. "Biasanya setiap hari selalu ada pasokan. Tapi hari ini belum ada kiriman sehingga baru pukul 14.00 tadi, semua jenis BBM baik solar maupun premium sudah habis. Saat masih ada BBM dan antrean pembeli, polisi juga berjaga-jaga di sini,"kata Ediyanto, pegawai pompa bensin, Kecamatan Secang, Magelang.
Menurut Kepala Cabang Unit Pemasaran IV Pertamina Yogyakarta Iman Hidayat Chalid, kelangkaan terjadi karena sampai Mei 2005 jumlah penjualan premium di Yogyakarta melebihi kuota, 46 persen. Padahal, mestinya hingga Mei 2005 kuota di Yogyakarta, 41,7 persen. "Selama tahun 2005 ini, kuota BBM jenis premium untuk wiliayah DIY adalah 323.443 kilo liter. Tapi untuk menghadapi kelangkaan ini, dalam waktu tiga hari ke depan semua delivery order akan dipenuhi dan tidak ada lagi pembatasan. Sehingga tak akan ada lagi kelangkaan,"katanya.
Syaiful Amin dan Heru CN





