TV Swasta Dukung Pemangkasan Jam Siar
Minggu, 17 Juli 2005 | 02:31 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Asosiasi Televisi Swasta Seluruh Indonesia (ATVSI), Karni Ilyas, sekaligus Direktur Pemberitaan SCTV mengherankan pendapat pengamat yang mempersoalkan pemangkasan jam tayang televisi. "Kok pada ribut, kami saja mendukung pembatasan siaran," ujarnya saat dihubungi Tempo, Sabtu (16/7).
Menurut Karni, 10 stasiun televisi yang tergabung dalam Asosiasi Televisi Swasta Seluruh Indonesia telah menyatakan dukungan kepada Peraturan Mentri No. 11/2005. Peraturan itu membatasi waktu siaran televisi di atas jam 12 malam dalam rangka penghematan energi. "Kalau ada (kebijakan) yang baik, kenapa harus ditentang," tanyanya balik.
Pemangkasan jam tayang, kata Karni, akan menghemat biaya siaran televisi. "Di atas jam 12 malam itu malah rugi, iklan tak menutupi biaya siaran," ujarnya. Biaya satelit siaran saja mencapai sekitar Rp 50 juta per jam. "Belum biaya lainnya," tambahnya.
Adapun pemasukan iklan hanya pada program-program tertentu. Semisal untuk acara Nah Ini Dia, yang ditayangkan pada Minggu, pukul 00.30-01.00. "Kalau secara pribadi, saya setuju acara semacam itu dihilangkan saja," ujarnya.
Soal hak masyarakat mendapat informasi, kata Karni, tetap akan diperoleh. "Kalau ada peristiwa penting, tetap ada siaran breaking news," ujarnya.
yuliawati





