TNI Siap Tarik Pasukan dari Aceh

Minggu, 17 Juli 2005 | 16:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: TNI siap menarik pasukannya dari Aceh, jika hal itu merupakan kesepakatan pemerintah Indonesia dalam perundingan dengan Gerakan Aceh Merdeka di Helsinki, Finlandia.

Kepala Dinas Penerangan Umum TNI Kolonel Ahmad Yani Basuki, Minggu (17/6), mengungkapkan, sejak awal TNI mendukung segala keputusan politik pemerintah. Termasuk, kata dia, menarik pasukannya dari Aceh yang menjadi salah satu syarat GAM dalam perundingan.

"Jika dalam perundingan, penarikan menjadi bagian dari keputusan politik pemerintah, TNI akan mengikuti," ujar Yani. Walaupun mengakui gangguan GAM masih ada, Yani menambahkan, TNI tidak bisa memaksa tetap berada di Aceh, jika pemerintah sudah memutuskan akan menariknya.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan Djalil mengungkapkan, pemerintah akan menarik pasukan TNI, memberikan jaminan keamanan, dan amnesti kepada anggota GAM setelah perundingan ditandatangani.

"Kalau sudah damai, TNI tidak keberatan menarik pasukannya kecuali pasukan organik," Yani menambahkan. Menurut Yani, pasukan organik tetap dibutuhkan di Aceh sebagaimana daerah-daerah lainnya yang menjadi bagian dari wilayah RI. Sunariah






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: