close

Pemimpin NII Jalan Samali Lulusan Pesantren Al-Zaytun

Selasa, 02 Agustus 2005 | 07:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur I Keamanan Trans Nasional Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia Brigadir Jendral Pranowo Dahlan menyatakan penggerebekan markas Negara Islam Indonesia (NII) di Jalan Samali, Pejaten, Jakarta Selatan, Minggu (31/7), tidak ditangani pihak Mabes Polri. "Yang menggelar operasi itu Polda Metro,"katanya.

Pranowo mendengar operasi itu, namun karena bukan satuannya yang menangani operasi itu, maka laporan dari Polda tidak akan masuk ke mejanya. "Di mabes, nanti ditangani oleh Densus (88 anti terror),"katanya.

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Suhardi Alius menyatakan tidak menangani operasi itu. Hal yang sama disampaikan Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Ghufron. "Tidak ada operasi itu di wilayah kami. Kalaupun ada, kemungkinan dilakukan oleh pihak mabes atau intel,"katanya.

Memang, penggerebekan markas NII yang disebut Malja itu atas inisiatif para keluarga korban. Keluarga korban menghubungi lembaga pemantau ajaran sesat (LPPI). Karena keluarga korban merasa diperas. Lembaga inilah yang berkoordinasi dengan keluarga korban dan masyarakat setempat. Ikut serta dalam penggerebekan itu tiga anggota Badan Intelejen Nasional (BIN) dan dua polisi. "Para aparat itu cuma nonton-nonton saja, bahkan polisi cenderung menghilangkan barang bukti,"ujar salah seorang anggota LPII yang ikut menggerebek.

Anggota LPII itu, bahkan menyita sejumlah catatan di markas itu, berupa catatan pribadi tentang NII, laporan pemantauan dan penyetoran uang, serta foto-foto para aktifis NII, saat masih belajar di Mahad Al-Zaytun, Indramayu. "Pemimpin NII di Malja Samali itu seorang perempuan, lulusan Al-Zaytun,"ujar anggota LPPI itu.

Raden Rachmadi dan Evy Flamboyan Minanda

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda [11] :

  • Guru zaytun 2

    Guru pengajar ilmu fiqh tsb melampiaskan nafsunya di kmr kost teman prianya di daerah

  • Guru zaytun berbuat zina

    Guru zaytun yg kesepian krn udah berusia lbh dr 30th namun blm menikah

  • Nii sesat.

    pengakuan orang NII kpd saya : bahwa orang itu mengklaim siapa saja yg belum masuk dlm NII masih kafir... dan orang itu mengklaim Nabi Muhammad pernah tersesat selama 40 tahun, dan banyak lagi pemahaman sesat dalam aqidah orang itu(NII).
    kpd orang NII semua : kembalilah kpd ajaran islam yg benar.

  • -

    assalamualaikum wr. wb
    yang jelas saya tidak setuju dan tidak percaya dengan isu-isu tidak baik yang beredar tentang al-zaytun.
    saya yang sudah 4 tahun di al-zaytun merasa nyaman-nyaman saja dan sama sekali tidak merasa diajarkan ajaran yang sesat. pesan saya jangan asal menyebarkan isu buruk tentang al-zaytun sebelum memiliki bukti yang kuat dan jelas... Jangan menyebar fitnah karena itu adalah dosa.

  • Bohong tuh..bohong..!!!

    bohong kali tuh orang cuma mw nyari muka doank kerjaanya..eh..lo2 pda jgn smbrangan ngomong2in zay dibelakang..langsung k orangnya jangan cuma nyari masalh..lo lo tw kan zay gmna??klo lum tau ya dah diem ja..jagn sok2an zay tuh NII lah, ajaran sesat lah DLL..

1 2 3
Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan