Menhub Optimistis Karyawan KAI Tidak Mogok

Selasa, 02 Agustus 2005 | 17:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah optimistis karyawan PT Kereta Api Indonesia tidak akan melakukan mogok kerja dalam menuntut hak normatifnya. Sebab secara prinsip, kata Menteri Perhubungan Hatta Rajasa, pemerintah menyanggupi untuk membayarkan dana kesejahteraan dan pensiun belasan ribu karyawan KAI senilai sekitar Rp2,5 triliun.

Sekitar Rp 400 miliar telah ada di perusahaan, dan pemerintah menyanggupi pembayaran sekitar Rp 500 miliar. Sisanya akan dicicil Rp79 miliar per tahun selama 20 tahun. Keputusan ini telah dicapai dalam rapat kabinet tinggal didiskusikan dengan panitia anggaran DPR. "Karena para karyawan masih mencintai PT KAI. Jadi tentu akan ada solusi untuk cari jalan keluar," kata Hatta kepada pers di lingkungan istana negara, Selasa (2/8).

Menurut Hatta, pembicaraan dengan serikat pekerja sudah beberapa kali dilakukan oleh pemerintah. Dari pembicaraan itu diketahui para karyawan umumnya dapat memahami bahwa pemerintah membutuhkan waktu untuk mengucurkan dana kesejahteraan.

Aksi demonstrasi selama ini, lanjut dia, karena sempat terjadi kebuntuan komunikasi. "Saya tadi sudah bertemu dengan karyawan," kata dia. Meski begitu, ia mengatakan tidak bisa memberikan jaminan bahwa karyawan tidak mogok. "Karyawan mengatakan, mogok sebagai pilihan terakhir jika pemerintah tidak merespon," imbuhnya. Budiriza






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: