Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Iluni Desak Kejaksaan Serius Tangani Divestasi Indosat
Kamis, 04 Agustus 2005 | 23:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Empat anggota Ikatan Alumni Universitas Indonesia kembali datang dalam ekspos kasus Divestasi Indosat, Kamis (4/8). Dalam kesempatan itu mereka meminta Kejaksaan Agung mengakomodir beberapa masukan yang yang telah disampaikan. Salah satunya mereka meminta agar Kejagung meminta pembuktian ICL sebagai anak perusahaan Singapura Telecom Technology (STT) dan mengajukan nama beberapa pakar ahli untuk mengusut kasus ini.

Anggota Iluni Marwan Batubara tampak agak kecewa karena ada beberapa hal yang pernah disampaikan dalam ekspos kasus sebelumnya ternyata belum diakomodir. "Ada hal-hal yang pernah kami sampaikan belum diakomodasi seperti kasus special purpose vehicle ada pelanggaran tender di dalamnya. Mengapa ini belum diselidiki?"
tanyanya.

Menurut Marwan, dalam prosedur tender dan penandatanganan itu diduga ada pelanggaran karena pada saat tender dimenangkan oleh Singapura Telecom Technology namun pada saat tanda tangan oleh ICL. "Secara prosedur sudah melanggar,"katanya.

Saat ekspose terdahulu, dalam penyelidikan ICL ini sahamnya 90 persen dimiliki STT. Tetapi dalam materi yang baru mencapai 99 persen. Menurut Marwan, berapapun dalam prosedur penandatanganan tender harus sama karena inilah yang akan dinilai.

Soal persetujuan DPR dari komisi IX, namun belum disetujui oleh komisi IV. Menteri Negara BUMN dan Komisi dinyatakan akan membahas soal itu, namun belum juga dilakukan. Kegiatan itu, telah terjadi pelanggaran tata perundang-undangan yakni UU Telekomunikasi dikalahkan oleh Peraturan Pemerintah dan Kepres. "Oleh karena itu kami memberi tanggapan lebih lanjut dan kami mengharapkan agar Kejaksaan Agung menganalisa lagi lebih dalam,"kata marwan yang juga anggota DPD asal DKI Jakarta.

Ekspos kasus Divestasi Indosat itu dihadiri oleh Jaksa Agung Muda Intelejen, Muchtar Arifin dan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Hendarman Supandji. Hendarman menyatakan, kasus itu masih dalam penyelidikan. "Saya minta ada unsur-unsur yang diperdalam lagi dalam penyelidikan, terutama unsur perbuatan melawan hukum,"kata Hendarman.

Dian Yuliastuti

Dari Arsip Majalah TEMPO
Surat Pembaca | 21 Maret 2005
Perjalanan Masih Panjang | 21 Pebruari 2005
Dua Jalan Perkawinan Indosat  | 15 Desember 1998
Akhirnya di Ambang Pelaminan | 13 Desember 2004
Bisnis Sepekan | 15 November 2004
Bisnis Spekan  | 24 November 2003
Tak Sekadar Menjual Cepat  | 10 Mei 2004
Bisnis Sepekan  | 27 Oktober 2003
Bisnis Sepekan  | 20 Oktober 2003
Menyiasati Defisit 2003 | 20 Oktober 2003
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Direktur Utama (Dirut) PT Indosat, Widya Purnama didampingi GM Hubungan Bisnis Dalam Negeri, Dayu P. Rengganis saat melakukan uji coba percakapan telepon lokal Indosat di gedung Indosat Jakarta, 25 Juli 2002. [TEMPO/ Rendra, K8A/483/2002; 20020723].










Staf Dirut PT Indosat (NN) saat mengikuti rapat dengar pendapat divestasi saham PT Indosat dengan komisi IV di gedung DPR/MPR Jakarta, Kamis, 14 November 2002. 
[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021223]
Widya Purnama bersama Dayu P Rengganis
Staf Dirut Indosat
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Mengkaji Beli Kembali Saham Indosat
STT Investasi Jangka Panjang di Indosat
Indosat Terbitkan Obligasi US$ 250 Juta
Hasnul Suhaimi Pimpin Indosat
BI Belum Sepakat Harga Jual Bank Indover
Indosat Terbitkan Obligasi Senilai Rp 1 Triliun
Indosat Akan Uji Coba 3G Tahun Ini
Penjualan Saham Pemerintah di Bank Niaga Raih Rp 222 Miliar
Indosat Luncurkan Flat Call 016
Drakula Jadi Softex Didemo Massa
> selengkapnya...


Website

PT Indosat Tbk
Bursa Efek Surabaya


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

UNDP: Ingatkan Pemerintah Soal Pemekaran Daerah Otonom
Gedung DPR diancam Bom
PBR Optimis Khofifah Menang
Djoko Suprapto Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit
Pemilu Dikhawatirkan Kurangi Setoran Pajak

<< August,2005>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data