Penyimpangan Rekening Perwira TNI Belum Dikeluarkan

Selasa, 23 Agustus 2005 | 04:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Yunus Husain menyatakan belum mengeluarkan laporan tentang adanya penyimpangan di rekening perwira dan anggota TNI. Namun, ada beberapa laporan yang melibatkan anggota TNI yang saat ini sedang diperiksa PPATK. "TNI gak banyak yang masuk dibandingkan dengan Polri,"kata Yunus di kantornya.

Jika ada indikasi penyimpangan, menurut Yunus otomatis akan dilakukan tindakan lanjutan oleh PPATK. "Mau TNI atau tidak, kalau ada laporan yang masuk prosesnya sama. Tapi kalau tidak ada indikasi ya, cuma masuk database,"katanya.

Per 30 Juli 2005 jumlah laporan transaksi keuangan mencurigakan yang diterima PPATK berjumlah 2.392 laporan, separuh diantaranya merupakan laporan yang diperoleh antara 1 januari sampai 30 Juli. Angka ini naik pesat dibandingkan akhir 2004 yang hanya berjumlah 838 laporan. Jumlah kasus atau hasil analisis PPATK yang disampaikan kepada penegak hukum berjumlah 307 kasus, 304 masuk kepolisian dan tiga masuk kejaksaan.

Agus Supriyanto






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: