Keluarga Umbu Minta Otopsi Dilakukan Tim Independen

Selasa, 23 Agustus 2005 | 10:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Setelah memberi persetujuan untuk otopsi jenazah suaminya, Umbu Lage Lozara, Ny. Srihadi Indro Chrisnowati berharap otopsi dilakukan oleh tim yang independen.

Hal ini untuk memberikan kejelasan atas misteri kematian penyidik kasus mantan Presiden Soeharto itu di Raha Muna Sulawesi Tenggara, bulan lalu. "Semoga permintaan kami disetujui," kata Chrisnowati yang akrab dipanggil Bu Is kepada Tempo, (23/8).

Menurut dia, surat persetujuan itu belum dilayangkan ke Polda Jawa Tengah yang diminta sebagai fasilitator oleh Polda Sulawesi Tenggara dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara. Namun dia menegaskan hal itu akan segera dilayangkan.

Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menyatakan keinginannya agar otopsi dilakukan tim forensik Universitas Indonesia yang dinilai independen. Hal itu juga sesuai keinginan beberapa pihak, antara lain para aktivis LSM di Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur, dan para kolega Umbu.

Jaksa Umbu Lage Lozara meninggal pada 4 Agustus lalu. Jenazahnya ditemukan di Hotel Ilham. Sehari sebelumnya ia melakukan ekspose kasus di Kejaksaan Negeri Raha, Muna, Sulawesi Tenggara.

Sesampai di Semarang, sebelum dimakamkan, baru ketahuan jenazah Umbu terlihat kurang wajar. Wajah dan salah satu tangannya lebam dan lidahnya menjulur. Kematian ini dianggap beberapa kerabat kurang wajar dan aneh. Dian Yuliastuti






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: