Zainudin dan Zaenal Akar Konflik PBR

Kamis, 25 Agustus 2005 | 19:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menurut Sekretaris Jenderal Partai Bintang Reformasi (PBR) kubu Zaenal Maarif, Migdat Husein jika kedua kubu memaksakan Zaenudin atau Zaenal menjadi calon ketua umum, maka PBR potensial muncul konflik. "Zaenudin dan Zaenal itu akar konflik, kami berharap ada nama baru yang ditawarkan selain kedua itu untuk menjadi ketua umum PBR yang baru hasil islah,"ujar Migdat.

Nama baru yang ditawarkan ini antara lain, Djafar Bajeber dari Kubu Zaenal, Bursah Zarnubi, Mahendradata atau Ade Nasution. "Mereka ini nama-nama baru yang akan mengusung islah dan tidak punya akar konflik,"ujar Migdat.

Pertemuan itu juga membahas komposisi anggota penhurus pusat yang rata dan adil, sesuai dengan anggaran dasar partai. Komposisi pengurus berjumlah 33 orang terdiri dari 20 orang ketua, 10 orang sekretaris dan 3 orang bendahara. "Pembagian 33 orang ini tentu harus rata, 16 dari Zaenal dan 17 dari Zaenudin jika ketua umum dari kubu mereka atau sebaliknya,"ujar Migdat.

Selama ini persoalan konflik berasal dari kubu Zaenudin. "Mereka (kubu Zaenudin) yang melanggar kesepakatan muktamar dan secara aklamasi menunjuk ketua umum, kalau tidak ada itu mungkin sekarang tidak akan ada kejadian seperti ini,"kata Migdat.

Rengga






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: