|
Ketua MPR : Kebijakan Ekonomi Jangan Memperpanjang Krisis
Rabu, 31 Agustus 2005 | 22:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nurwahid meminta agar kebijakan ekonomi tidak memberatkan ekonomi rakyat. Kebijakan yang ada hendaknya tidak memperpanjang krisis ekonomi saat ini. "Jangan sampai kebijakan yang diambil malah memperpanjang krisis. Hendaknya kebijakan ini sebagai bagian menghentikan krisis yang sejujur-jujurnya,"kata Hidayat usai acara peringatan Isra Miraj di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (31/8).
Menurut Hidayat, kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah saat ini hendaknya tetap menjadi bagian dari solusi dan perlu dikaji secara mendalam. Mungkin tidak bisa memuaskan rakyat. "Keinginan pemerintah untuk menaikkan harga BBM itu menjadi kewenangan eksekutif yang harus dibahas DPR. MPR tidak berwenang untuk campur tangan,"katanya.
Hidayat juga enggan mengomentari soal rencana perombakan kabinet mendatang. Karena itu merupakan hak prerogatif presiden,. "Karena presidenlah yang mengangkat dan mengevaluasinya. Presiden punya kewenangan mutlak untuk itu, yang jelas presiden kan tidak mau dinilai gagal dan dinilai tidak melakukan apa-apa,"katanya.
Dian Yuliastuti
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K21A20603_high_thumb.jpg) |
![Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersalaman dengan Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K15A40706_high_thumb.jpg) |
| Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
|
|
| Susilo Bambang Yudhoyono dan Ng Yat Chung
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|