Kapolri : Pegawai Pertamina Terlibat Penyelundupan BBM

Kamis, 01 September 2005 | 17:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kapolri Jenderal Sutanto menyatakan, sejumlah pegawai Pertamina terlibat penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah daerah. "Sementara ada enam sampai tujuh orang dan bisa lebih dari itu,"kata Sutanto sebelum mengikuti rapat kabinet di kantor presiden, Kamis (1/9).

Saat ini, Kepolisian RI berhasil menangani kasus penyelundupan BBM di wilayah barat Indonesia, sebuah kapal asing dan 3 kapal Indonesia ditangkap. Menurutnya, di wilayah barat ini ada jaringannya yang melakukan penyelundupan dalam jumlah besar.

Di wilayah tengah dan timur, Polri juga berhasil mengungkap jaringan penyelundup BBM. "Di Surabaya, Pulau Kambing, Bitung, Makassar dan Arafuru,"kata Sutanto. Kasus ini kini masih ditangani pihaknya, sementara terhadap awak kapal asing dan 2 kapal Indonesia yang ditangkap, pemeriksaannya masih berjalan.

Di wilayah timur, menurut Kapolri, ada keterlibatan oknum Pertamina dalam penyelundupan itu. Sementara itu orang asing yang terlibat berasal dari Singapura. "Kami koordinasikan dengan Konsulat Jenderal di Singapura untuk penanganannya,"katanya. Pegawai Pertamina yang terlibat, menurut Sutanto, berada di Riau, Jawa Tengah dan Surabaya. Kapolri telah melaporkan kepada Presiden Yudhoyono soal penangkapan 3 kapal asing dan 6 kapal Indonesia.

Dimas






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: