Gizi Buruk di Nias Sama dengan NTB dan NTT
Kamis, 01 September 2005 | 22:43 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari, menyatakan, status gizi buruk di Nias sebenarnya sama dengan di NTT dan NTB. Jumlah penderita gizi buruk di Nias cukup besar dibandingkan jumlah penduduknya.
Fadilah mengakui, selama ini kasus gizi buruk di Nias tidak terekspos. "Karena tidak tersentuh oleh wartawan yang disebabkan oleh buruknya akses ke Nias,"katanya usai membuka seminar bertajuk "Strategi dan Kebijakan Pemerintah dalam Penanggulangan Masalah Kesehatan Masyarakat", di Jakarta, Kamis (1/9).
Menurut Fadilah, pihaknya telah mengirimkan petugas kesehatan ke Nias untuk penanganan masalah tersebut. Sejauh ini, penanggulangan hanya dengan pemberian makanan tambahan. Untuk status busung lapar di Nias, tidak terlalu buruk jika dibandingkan di NTT dan NTB. Namun, di NTT dan NTB sendiri jumlah kasus busung lapar sudah menurun drastis. "Di NTT tinggal 2-3 orang setiap rumah sakit,"katanya.
Pemerntah berencana mengaktifkan kembali Pos Yandu di seluruh Indonesia, yang salah satu tujuannya menangani kasus gizi buruk. Sebelum diaktifkannya kembali Pos Yandu, penanganan gizi buruk hanya dapat dilakukan dengan pemberian makanan tambahan.
Ami Afriatni





