Skenario Kenaikan BBM ke DPR 5 September

Jum'at, 02 September 2005 | 03:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Purnomo Yusgiantoro menyatakan akan melaporkan berbagai skenario penyelesaian masalah bahan bakar minya (BBM) kepada DPR pada 5 September.
"Skenarionya banyak,"kata Purnomo menghindar memerincinya.

Menrut Menteri Koordinator Perekonomian, Abirizal Bakrie penyesuaian harga jual bahan bakar minyak dalam negeri setelah mekanisme dan besaran kompensasi bisa diketahui. Presiden menginstruksikan jumlah penerima dana kompensasi langsung sekitar 50-60 juta orang. Menteri Aburizal Bakrie menyatakan, mereka terdiri dari kategori orang miskin dan hampir miskin (near poor). "Pemerintah ingin seluruh rencananya matang dan kompensasinya. Setelah itu baru bisa ambil keputusan lagi apakah penyesuaian BBM itu dapat dilakukan pada oktober,"kata Ical. Sebelumnya Aburizal ingin mempercepat kenaikan BBM pada September ini.

Pematangan langkah itu, menurut Ical, seiring kerja Biro Pusat Statistik merampungkan pendataan orang yang layak menerima kompensasi langsung. Seluruh menteri di bawah kementerian ekonomi juga telah mendapatkan arahan secara mendetail terkait bidang tugas masing-masing. Data BPS untuk penduduk pulau Jawa rampung pada 15 September, dan seluruh Indonesia pada akhir September. "Secara umum, pemerintah mengupayakan rampungnya tiga agenda utama pada September ini yaitu penyaluran kompensasi kenaikan bbm pada Maret, penguatan fiskal dan kebijakan energi,"
katanya.

Budiriza






Komentar Anda

Kirim