Ahli Arab Belanda Jadi Duta Besar
Jum'at, 09 September 2005 | 01:59 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Doktor Nikolaos van Dam seorang ahli Bahasa Arab, menyerahkan surat kepercayaannya kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta Kamis (8/9). Van Dam ditunjuk Kerajaan Belanda menjadi Duta Besar di Indonesia dan Timor Leste.
Doktor Niko van Dam telah bekerja sebagai diplomat selama 30 tahun. Pernah menjabat duta besar untuk Irak, Mesir, palestina dan turki. Duta besar yang lahir di Amsterdam tahun 1945 itu pernah menjadi staf bagian Timur Tengah, Direktorat Jenderal Urusan Politik Kementerian Luar negeri Belanda.
Van Dam pernah kuliah Bahasa Arab dan Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Amsterdam. Karena itu ia lebih sering bertugas di Timur Tengah. Antara 1970-1975 memberi kuliah Sejarah Modern Timur Tengah di Universitas Amsterdam. serta memperoleh Dpktor dalam bidang sastra dengan tesisnya tentang peran agama, regional dan suku dalam perjuangan untuk memperoleh kekuasaan politik di Syria.
Duta Besar van Dam pernah bertugas di Lebanon dan Libya dan juga merupakan Deputi Direktur untuk urusan Afrika dan timur Tengah di Kementerian Luar Negeri Belanda. Van Dam berharap dapat bekerjasama dengan pemerintah dan rakyat Indonesia untuk memperluas dan memperkuat hubungan baik Belanda-Indonesia.
Ahmad Taufik





