Indonesia Kirim Siswa ke Olimpiade Astronomi

Sabtu, 10 September 2005 | 06:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Indonesia akan kirim enam siswa untuk mengikuti Olimpiade Astronomi Internasional di Beijing, Cina, pada Oktober 2005. "Kalau kualitas pelatihannya tetap sama dengan tahun lalu, maka kemungkinan untuk mendapatkan medali cukup tinggi,"kata Direktur Pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Departemen Pendidikan Nasional, Hamid Muhamad.

Pada olimpiade tahun lalu di Brazil, dari enam peserta yang dikirim Indonesia memperoleh 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. "Tapi kita tidak bisa terlalu optimistis karena kita tidak tahu seperti apa persiapan negara-negara lain. Saingan terberat kita adalah Rusia dan Iran,"kata Hamid.

Sebelum dikirim ke olimpiade, keenam siswa tersebut diseleksi dari seluruh Indonesia dengan mengerjakan soal-soal yang dibuat oleh Institut Teknologi Bandung (ITB). Persiapan dan pelatihan mereka juga ditangani oleh pengajar-pengajar di ITB.

Selain mempelajari teori, peserta olimpiade astronomi juga melakukan praktek di teropong bintang Boscha, Bandung, Jawa Barat. "Faktor yang ikut memperkuat kemenangan tahun lalu adalah berkat eksperimen di Boscha. Tidak semua negara punya teropong seperti itu,"ujar Hamid.

Tiga peserta tingkat senior (16-17 tahun) yang dikirim ke Beijing adalah Hartono Gunawan dari DKI Jakarta, Hisbullah Abdul Azis dari DI Yogyakarta, dan M. Iqbal Bakti Utama asal Riau. Lalu wakil Indonesia di tingkat yunior adalah Ahmad Agung dari Makassar, dan Fachri Jahidi dari DKI Jakarta.

Depdiknas juga menyeleksi siswa-siswa SMP dari seluruh Indonesia untuk menjadi tim olimpiade astronomi internasional pada 2006. "Sengaja kami lakukan saat ini memanfaatkan momen Olimpiade Sains Nasional yang diselenggarakan di Jakarta,"katanya.

Oktamandjaya Wiguna






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: