Hari Kesaktian Pancasila Tetap Diperingati
Jum'at, 23 September 2005 | 16:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Oktober akan tetap diperingati tahun ini. Upacara peringatan juga tetap digelar dan dipusatkan di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya, Jakarta Timur. Bahkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menjadi inspektur upacara dalam peringatan tersebut.
Hal ini dibahas khusus dalam rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jumat (23/9). Menurut Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan Djalil, peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebenarnya merupakan peringatan bahwa setiap upaya pengkhianatan atau ancaman, maka seluruh bangsa akan bersatu menghadapi hal itu.
"Jadi peringatan 1 Oktober sebenarnya adalah simbol dari sebuah upaya yang dilakukan oleh bangsa untuk menghadapi percobaan atau tantangan terhadap Indonesia, dan seluruh bangsa mampu mengatasi masalah itu," kata Sofyan.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, menurut Sofyan, sebenarnya tetap diperingati setiap tahunnya. Hanya saja, pada masa pemerintahan Presiden Megawati inspektur upacaranya bukan presiden.
Menurut Sofyan, peringatan tahun ini tentu saja disesuaikan bentuk dan pesan yang akan disampaikan. Oleh sebab itu akan dibentuk panitia kecil atau tim yang terdiri dari sejumlah menteri untuk merumuskan format baru peringatan 1 Oktober tersebut.
dimas




Komentar Anda [1] :