Dana Tunai Subsidi BBM Sudah Turun Rp 1,7 Triliun
Rabu, 28 September 2005 | 16:09 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah telah mencairkan dana subsidi tunai langsung sebesar Rp 1,7 triliun. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sri Mulyani menyatakan, dana itu telah dicairkan dari Departemen Keuangan atas permintaan Departemen Sosial untuk disalurkan ke kantor cabang BRI dan PT POS Indonesia. "Ini sesuai dengan daftar para nama penerima," katanya di kompleks Istana, Jakarta.
Menurut Sri Mulyani, total dana subsidi langsung hingga akhir tahun sebesar Rp 4,65 triliun seperti telah disepakati dengan DPR. Dana ini untuk sekitar 15,5 juta kepala keluarga miskin yang akan memperolehnya lewat kantor Pos dan cabang BRI di masing-masing daerah. Ia berharap pencairan dana ini tidak mengalami kebocoran, karena jika itu terjadi maka BRI dan kantor Pos harus menggantinya.
Pemerintah akan mendirikan posko-posko hingga tingkat kelurahan untuk melayani rakyat miskin yang belum tercatat. Posko ini jika akan didirikan berdekatan dengan kator BRI atau kantor Pos yang terlibat pencairan dana kepada masyarakat.
Secara terpisah, Menteri Perekonomian, Aburizal Bakrie menyatakan, tim yang melibatkan inter departemen akan memantau pencairan dana untuk meminimalisir kebocoran. "Kalau bisa hingga lebih 90 persenlah akurasinya,"katanya.
Budi Riza





