"Buka Puasa dan Tarawih Perlawanan" Digelar Besok
Rabu, 19 Oktober 2005 | 13:08 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Aliansi Rakyat Menggugat (ARM), koalisi beranggotakan 80 elemen yang gencar menolak kenaikan harga bahan bakar minyak, berencana menggelar aksi pada Kamis (20/10). Aksi ini dinamakan "Buka Puasa dan Tarawih Perlawanan", bertepatan dengan setahun pemerintahan Yudhoyono-Jusuf Kalla.
"Aksi akan dilakukan di depan Istana," ujar Marlo Sitompul, ketua Serikat Rakyat Miskin Kota (SRMK), salah satu elemen ARM, Rabu (19/10).
Aksi, Marlo menjelaskan, akan dilakukan di depan Istana
Negara, pada pukul 16.00-21.00 WIB. Menurut dia, peserta aksi bisa mencapai ratusan orang. Dalam hitungannya, jika tiap elemen mengirimkan dua orang wakil, akan terkumpul 160 orang. "Kami juga mengundang
masyarakat," ia menambahkan.
Marlo menyatakan, kesepakatan melakukan aksi diambil dalam pertemuan Kamis pekan lalu yang diikuti 20 elemen. Rencana dimatangkan dalam pertemuan lanjutan pada Minggu (16/10). Harun Mahbub





