Realisasi Penyaluran SLT 33,31 Persen
Kamis, 20 Oktober 2005 | 15:36 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Hingga pukul 20.00 WIB Rabu (19/10) malam, realisasi penyaluran Subsidi Langsung Tunai (SLT) mencapai 33,31 persen. "Atau 5.165.829 rumah tangga miskin," kata Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab, usai rapat koordinator tingkat menteri di Jakarta, Kamis (20/10). Dana itu disalurkan ke 31 provinsi, kecuali Nanggroe Aceh Darusalam.
Menurut Alwi, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan rumah tangga miskin yang telah terdata mencapai 15.481.600. "Seratus persen (Kartu Kompensasi BBM) telah dicetak," kata dia. Dari jumlah itu, KKB yang telah diterima PT Pos sebanyak 5.556.896.
Dari Rp 4,6 triliun dana SLT yang disediakan, kata Alwi, Bank Rakyat Indonesia telah menyalurkan Rp 3,986 triliun. Dana itu untuk sekitar 12.284.000 rumah tangga miskin. "Namun yang ditarik PT Pos baru Rp 2,29 triliun," ujarnya.
Pemerintah juga berencana menyalurkan dana SLT untuk setahun, meskipun banyak masalah di lapangan dalam proses penyaluran, misalnya antrean panjang dan berdesak-desak penerima bantuan mengakibatkan ada warga lanjut usia yang pingsan bahkan meninggal. "Kita akan coba dulu selama setahun sambil tetap dievaluasi," ujar Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah.
Untuk itu, pemerintah berjanji untuk melakukan perbaikan di lapangan dalam penyaluran dana SLT ini. Untuk mengatasi antrean tersebut, PT Pos diminta untuk menyediakan tenda dan kursi untuk menunggu.
Sementara penyelewengan dana di lapangan dinilai tidak terlalu besar, seperti keluarga yang tidak berhak mendapatkan bantuan namun tercatat atau penyunatan uang oleh aparat pemerintah. BPS mencatat penyelewengan sejauh ini hanya 0,6 persen dari jumlah yang berhak menerima. BPS juga telah melakukan verifikasi terhadap sekitar 5,5 juta rumah tangga yang telah menerima KKB tersebut.
Ami Afriatni





