Walhi Menentang Pencabutan Status Leuser
Sabtu, 22 Oktober 2005 | 12:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wahana Lingkungan Hidup Indonesia menentang rencana penghapusan status wilayah taman nasional Leuseur yang akan dibagun jalan Ladia Galaska. "alan Ladia Galaska itu jelas-jelas bermasalah amdalnya dan jadi jalan bagi pembalakan liar,"kata Koordinator Desk Aceh – Sumatera Utara Walhi, Sofyan.
Sebelumnya Menteri Negara Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar, menyatakan pihaknya menghendaki pencarian jalur lain untuk pembangunan jalan Ladia Galaska agar tidak melewati taman nasional dan kawasan konservasi Leuseur.
Namun jika pembangunan memang tetap akan melewati kawasan tersebut, Rachmat menyatakan bisa saja status taman nasional dan kawasan konservasi Leuseur dicabut oleh Departemen Kehutanan "Kadang-kadang tempat dimana ada status taman nasional dan hutan lindung itu juga sudah tidak ada lagi hutannya, jadi tidak apa-apa," kata Rachmat.
Walhi menolak pencabutan status taman nasional dan kawasan konservasi tersebut. Karena hutan di Leuseur termasuk hutan yang tergolong paling rapat pepohonanya. "Kalaupun ada kerusakan hutan maka itu diakibatkan oleh pembalakan liar,"kata Sofyan.
Oktamandjaya Wiguna





