Said Didu : Tak Mungkin Pejabat BUMN Memprovokasi

Minggu, 23 Oktober 2005 | 01:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Perhubungan Hatta Radjasa menyatakan, provokasi yang dilakukan seorang pejabat Kementerian Negara BUMN dilakukan pada saat buka puasa bersama dengan pegawai PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) beberapa hari lalu.

Menurut Hatta, pejabat itu mencoba menghalangi kebijakan pemerintah untuk menurunkan biaya Bongkar Muat Pelabuhan atau Terminal Handling Charge (THC). Namun, Hatta mengaku belum mengetahui motivasi pejabat itu. "Saya belum tahu,"kata Hatta di Jakarta.

Sebelumnya, di kantornya Hatta mengatakan bahwa terdapat seorang pejabat dari Kementerian BUMN yang menghalang-halangi pemerintah untuk menurunkan THC. Meskipun, THC akhirnya diturunkan dari US$ 150 menjadi US$ 95 per kontainer berukuran 20 kaki.

Pejabat ini telah memberikan informasi yang menyesatkan kepada para buruh Pelindo dengan mengatakan bahwa jika THC diturunkan, maka kesejahteraan mereka akan turun.

Hatta menuturkan, penurunan THC ini memang akan mengurangi pemasukan Pelindo. Namun, tidak sampai mempengaruhi tingkat kesejahteraan pegawainya.

Menteri juga berjanji akan memberikan sanksi kepada pejabat Departemen Perhubungan yang disinyalir melakukan provokasi yang sama. Meski begitu, ia mengaku belum bisa menentukan jenis sanksi yang akan diberikan jika pegawainya terbukti bersalah.

Tuduhan itu ditampik Sekretaris Menteri Negara BUMN Said Didu. Menurutnya, tidak mungkin pejabat BUMN melakukan provokasi untuk menolak penurunan THC. "Saya tidak yakin itu. Selama ini tidak ada yang menyatakan tidak setuju," katanya.

Ewo Raswa






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: