Jumlah Keluarga Miskin Terus Bertambah

Selasa, 25 Oktober 2005 | 04:40 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Jumlah rumah tangga miskin di Indonesia hingga 31 Oktober 2005 diperkirakan akan membengkak mencapai 18,5 juta. Berdasarkan data sebelumnya, jumlah keluarga miskin 15,5 juta keluarga.

"Dari laporan yang sudah masuk, pendaftar ulang yang minta didata menjadi masyarakat miskin ada tiga juta," kata Kepala Badan Pusat Statistik Choiril Maksum di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin (24/10). Penambahan, kata dia, masyoritas di Pulau Jawa.

Namun, kata Maksum, 3 juta tambahan bukanlah angka akhir yang akan mendapatkan dana subsidi langsung tunai. BPS masih akan melakukan verifikasi untuk menentukan layak atau tidaknya rumah mereka menerima subsidi.

Untuk menangani banyaknya rumah tangga miskin yang tidak kondusif yakni rumah tangga miskin yang terdata akibat adanya pemaksaan dari pihak-pihak tertentu terhadap petugas pencatatan di lapangan, BPS akan membentuk tim khusus yang terdiri dari aparat kepolisian dan pemerintah daerah (Pemda).

Tim khusus itu, kata Maksum akan bertugas menangani komplain dari masyarakat dan mendampingi petugas di lapangan dalam mendata dan menyalurkan SLT ke rumah tangga miskin.

Maksum menambahkan dari tujuh juta kartu kartu yang sudah dibagikan terdapat sekitar 40 ribu kartu yang dibatalkan. Alasannya, setelah dilakukan verifikasi, ternyata tidak sesuai dengan 14 kriteria rumah tanggan miskin yang ditentukan BPS. Suryani Ika Sari

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: