Komisi Nasional Mekanisme Pembangunan Bersih Diresmikan

Jum'at, 28 Oktober 2005 | 04:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kementerian Lingkungan Hidup meresmikan beroperasinya Komisi Nasional Mekanisme Pembangunan Bersih (Komnas MPB).

Komisi ini berfungsi memberikan persetujuan kepada proyek-proyek pengurangan emisi karbon yang akan didanai oleh negara maju. "Kegiatan MPB bisa memberikan keuntungan bagi kita untuk memperoleh asistensi dan dana untuk pembangunan berkelanjutan,"kata Menteri Negara
Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar.

Komisi tersebut merupakan bagian dari Protokol Kyoto dimana negara maju memberikan dana untuk proyek
pengurangan emisi karbon di negara berkembang. Negara maju tidak bisa mengurangi emisi karbonnya, menurut Rachmat, sebagai kompensasinya mereka membantu pengurangan emisi karbon di tempat lain. Menurut Protokol Kyoto negara maju bisa membeli pengurangan emisi
karbon dari negara berkembang.

Harga jual emisi karbon CO2 di Indonesia adalah US$ 3-5 untuk setiap 1 jutaton karbon. Artinya jika ada negara yang dapat mengurangi emisi karbon sebesar 1 juta ton maka negara maju akan membayar US$ 3-5 juta.

Oktamandjaya Wiguna






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: