Anggaran Pendidikan Cuma 8,1 Persen
Selasa, 08 November 2005 | 04:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Anggaran pendidikan 2006 hanya sebesar 8,1 persen dari target 12 persen yang sebelumnya disepakati Komisi X DPR bidang Pendidikan dan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). "Kami sudah berupaya untuk meningkatkannya dan mencari sumber lain tapi ternyata keuangan negara tidak memadai,"kata Sekretaris Jenderal Depdiknas, Dodi Nandika.
Dengan persentase tersebut, Depdiknas hanya memperoleh dana sekitar Rp 36 triliun dari Rp 48 trilyun yang dibutuhkan. Menurut Dodi, pihaknya sudah berupaya untuk mengeksplorasi sumber tambahan anggaran tapi tak berhasil.
Namun, menurut Dodi, jumlah itu sudah lebih baik dari pagu yang sebelumnya Rp 31,4 triliun. Dodi berharap ada penambahan anggaran dalam APBN Perubahan 2006.
Kekurangan itu, menurut Dodi, tak akan banyak mengganggu program prioritas yang tetap bisa berjalan. Program prioritas tersebut adalah rehabilitasi gedung sekolah, pengadaan buku paket, dan dana sertifikasi guru.
Ketua Komisi X bidang Pendidikan, Heri Akhmadi, mengaku kecewa dengan persentase itu. Hasil rapat kerja dan nota keberatan terhadap anggaran pendidikan di APBN yang diajukan komisinya ternyata tidak digubris oleh panitia anggaran DPR dan Departemen Keuangan.
Menurut Heri jumlah itu tidak akan cukup untuk meningkatkan mutu pendidikan karena jumlah itu masih akan dipotong untuk dana Bantuan Operasional Sekolah sekitar Rp 12 triliun.
Oktamandjaya Wiguna





