Pemerintah Siapkan Rp 2 Triliun untuk Rehabilitasi Sekolah
Selasa, 08 November 2005 | 05:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah mengalokasikan dana khusus untuk merehabilitasi ruang kelas dalam APBN 2006 dalam pos Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 2 triliun. Sekretaris Jenderal Departemen Pendidikan Nasional, Dodi Nandik, mengatakan dana itu akan dikelola langsung oleh Departemen Keuangan.
Menurut Dodi, dana tersebut akan didistribusikan kepada kabupaten dan kota yang kondisi bangunan sekolahnya rusak parah. Depdiknas akan menyediakan data dan ikut menentukan kriteria daerah yang layak mendapatkan mendapatkan bantuan tersebut.
Menurut catatan Depdiknas, ada sekitar 800 ruang kelas yang rusak di seluruh jenjang pendidikan. Perbaikan terhadap ruang kelas tersebut ditargetkan selesai dalam waktu dua tahun yang memakan dana sekitar Rp 16 triliun.
Depdiknas sendiri, kata Dodi, juga akan melakukan rehabilitasi ruang kelas dengan anggaran pendidikan dari APBN. “Tidak akan ada tumpang tindih dengan dana dari Departemen Keuangan karena kami yang menyediakan datanya,” ujarnya ketika dihubungi Tempo Senin (7/11).
Ketua Komisi X DPR bidang pendidikan, Heri Akhmadi, mendesak agar pemerintah segera merealisasikan janji untuk memperbaikan ruang kelas yang rusak dalam waktu dua tahun. Heri mengatakan minimal tahun ini harus bisa diselesaikan setengahnya.
Heri juga meminta pemerintah menghitung kembali jumlah dana Rp 20 juta per kelas. Menurutnya jumlah itu tidak akan bisa membuat mutu ruang kelas setingkat mutu bangunan kantor atau kelas B sesuai Peraturan Pemerintah tentang standar pendidikan.
Ia berpendapat, bangunan sekolah tidak lagi bisa dibangun dengan mutu kelas C seperti SD Inpres zaman Orde Baru. “Bisa dilihat sendiri dengan mutu seperti itu sekarang ruang kelas banyak yang rusak,” ujarnya. Oktamandjaya Wiguna




Komentar Anda :