Aksi Perompakan di Perairan Indonesia Menurun
Selasa, 08 November 2005 | 12:59 WIB
TEMPO Interaktif,
Kuala Lumpur:Aksi perompangan di perairan Indonesia dalam sembilan bulan pertama tahun ini menurun 18 persen. Meskipun begitu, sebuah lembaga pemantau perairan internasional yang bermarkan di Malaysia, International Maritime Bureau (IMB), masih mengkategorikan perairan Indonesia sebagai paling berbahaya terhadap aksi kejahatan.
Dalam sembilan bulan pertama tahun ini, lembaga itu mencatat telah terjadi 61 aksi perompakan. ?Aksi itu masih terus berlanjut. Umumnya pelaku mengancam awak kapal dengan senjata api dan senjata tajam,? tulis IMB dalam pernyataan pers yang dikeluarkan, Selasa (8/11).
Selama periode itu, lanjut laporan tersebut, 259 pelaut telah disandera, 10 diculik, 19 diserang, dan 12 dinyatakan hilang. Pada tahun lalu terjadi 251 aksi perompakan. ?Para perompak biasanya beraksi secara berkelompok dan menyerang kapal dari berbagai arah pada waktu bersamaan,? tulis IBM.
Dalam kaitan ini, 15 kapal dilaporkan telah dibakar perompak, dan 11 lainnya dibajak. AFP




Komentar Anda :