Akbar Tak Iri dengan Suharto

Jum'at, 25 November 2005 | 21:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Ketua DPR, Akbar Tandjung menyatakan tidak iri dengan penghargaan dari fungsionaris dan pemimpin Golkar kepada seniornya Suharto. "Jika dikaitkan dengan orde baru, Suharto memang layak, namun jika dilihat dari masa reformasi tentu tidak ada hubungannya,"kata Akbar.

Akbar Tandjung mantan Ketua Umum Golkar itu juga mengaku tidak pernah mengharap diberi penghargaan. "Selama saya memimpin Golkar tidak pernah terbesit dalam pikiran saya untuk mengharap penghargaan,"ujarnya. Akbar berharap tuntutan hokum pada Suharto dituntaskannya. "Harus segera dituntaskan, tapi jangan ada intervensi,"katanya.

Koordinator Lingkar Madani untuk Indonesia, Ray Rangkuti menyesalkan penghargaan itu. "Kami sangat menyayangkan pemberian penghormatan kepada Suharto mantan rezim otoriter Orba Indonesia selama 32 tahun,"katanya.

Rengga






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: