Pastika Bantah Ada Penyuapan Dalam Kasus Leslie

Senin, 28 November 2005 | 16:26 WIB

TEMPO Interaktif, Denpasar: Kepala Polda Bali Irjen Made Mangku Pastika mengaku tidak pernah
didekati oleh keluarga Michelle Leslie, 24 tahun, guna membebaskan model asal Australia yang terjerat kasus kepemilikan dua butir ekstasi itu.

"Kenal pun tidak, bagaimana bisa ketemu," kata Pastika di Denpasar, Senin (28/11).

Dia menyesalkan pemberitaan media massa Australia yang tidak dimintakan konfirmasi dari dirinya. Ia khawatir, pemberitaan itu bisa merusak citra polisi Indonesia.

Sebelumnya dikabarkan, keluarga pacar Michelle Leslie sempat mencoba menyuap Mangku Pastika guna membebaskan sang model dari tuntutan. Namun, seperti ditulis The Sydney Morning Herald, Pastika menolaknya.

Selain kepada Pastika, tim itu diberitakan menyogok US$ 20 ribu (sekitar Rp 201 juta) kepada laboratorium polisi guna mengubah hasil tes urine. Namun, polisi menyatakan hasil tes tak bisa diubah.

Bekas pengacara Leslie yang mendampingi dalam proses penyidikan, M. Rifan, juga membantah telah meminta uang jasa sebesar Aus$ 100 ribu sebagai konsesi jika dia bersedia mundur dari kasus itu. Disebut-sebut yang memintanya adalah pengawal mantan Presiden Soeharto, yang disewa oleh keluarga pacar Leslie.

Ia mengaku meminta bayaran di bawah Aus$ 100 ribu untuk pekerjaan selama 3 bulan. Rofiqi Hasan






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: