Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Reshuffle Kabinet

PKB Muktamar Surabaya Minta Alwi dan Saifullah Tak Diganti
Sabtu, 03 Desember 2005 | 13:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Partai Kebangkitan Bangsa kubu Alwi Shihab mengharapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak mengganti kedua kader mereka yang berada di kabinet, Alwi dan Saifullah Yusuf. Kalaupun harus diganti karena kinerja mereka yang kurang baik, PKB Alwi minta agar penggantinya dari partai ini juga.

Permintaan itu merupakan kesepakatan para kiai yang hadir dalam acara pengukuhan pengurus Dewan Pengurus Pusat PKB hasil Muktamar Surabaya, yang berlangsung di Pondok Pesantren Tegalrejo, Magelang, Jumat (2/12). Kiai yang hadir di antaranya adalah Kiai Abdurrahman Khudori (Magelang), Kiai Idris Marzuki (Lirboyo, Kediri), Kiai Muhaiminan Gunardo (Parakan), dan Kiai Muhammad Subada (Pasuruan). Alwi dan Saifullah juga hadir dalam acara itu.

"Para kiai minta agar kedua kader kami itu tetap di kabinet kalau kinerja mereka memang baik," kata Ketua Umum DPP PKB kubu Alwi, Choirul Anam, kepada Tempo melalui telepon, Sabtu (3/12). Tetapi, kalaupun Presiden menganggap kinerja mereka tidak baik dan harus diganti, maka para kiai meminta agar mereka diajak bicara terlebih dahulu, hingga mereka bisa menyiapkan kader lainnya.

Menurut Anam, dasar permintaan para kiai ini amat logis, karena dulu para kiai tersebut pernah berjerih payah untuk mendukung pasangan Yudhoyono-Jusuf Kalla dalam pemilihan umum kepresidenan. "Kehadiran mereka berdua dalam kabinet merupakan komitmen Presiden dengan para kiai setelah PKB setuju mendukung pasangan itu," kata Anam. Anam yakin, jika memang nantinya salah satu atau keduanya akan diganti, Presiden pasti akan membicarakannya terlebih dahulu dengan PKB kubunya.

Namun, menurut Anam, pihaknya sebagai partai dan juga Alwi dan Saifullah secara pribadi, belum diberitahu soal rencana pergantian tersebut. "Karena belum ada pemberitahuan, maka kami menganggap keduanya aman." Meski demikian Anam menyerahkan pergantian kabinet itu sepenuhnya pada Presiden. "Itu hak prerogatif Presiden, jadi dialah yang berhak menentukan."

Qaris Tajudin - Tempo

Dari Arsip Majalah TEMPO
Rakyat Memilih, Pusat Mengatur? | 28 Maret 2005
Neraca atau Manajemen Bobrok | 07 Maret 2005
Mau Naik Terang-Benderang | 28 Pebruari 2005
Dilema SBY | 28 Pebruari 2005
Skenario yang Berubah | 21 Pebruari 2005
Cabut Subsidi Demi Rakyat Miskin | 14 Pebruari 2005
Memilih Djoko, Menerima Ryamizard | 14 Pebruari 2005
Ekonomi Setelah 100 Hari | 14 Pebruari 2005
Surat Pembaca | 07 Maret 2005
Perlu Undang-Undang Kementerian Negara | 07 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ketua Tim 7 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kubu  Alwi Shihab, Mahfud MD (kanan) didampingi Ketua DPP PKB kubu Alwi Shihab, AS Hikam (kiri) menunjukkan logo baru Partai Kebangkitan Nasional (PKN) pada jumpa pers di Kantor DPP PKB Kalibata, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bismo Agung; K15A/460/2003; 20030627]. Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507].
Mahfud MD dan AS Hikam
Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Boediono Geser Aburizal
1.500 Kiai Bicarakan Cara Dakwah Walisongo
Presiden Direktur Toyota Astra Motor Dukung Boediono
PKS dan PAN Dukung Boediono Masuk Kabinet
Wapres Tolak Tanggapi Soal Reshuffle
Aburizal: Tidak Masalah Ada Anggota Tim Ekonomi Direshuffle
Presiden Yudhoyono: Boediono Akan Masuk Tim Ekonomi
DPR Tanyakan Kebenaran Rencana Mundur Juwono
"PKB Surabaya" Minta Klarifikasi Hamid Soal Islah
Ketua KADIN Mengaku Menolak Jadi Menteri
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti
Keppres RI No. 8 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas Keppres No. 101 Tahun 2001 Tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Menteri Negara Sebagaimana Telah Beberapa Kali DiUbah Terakhir Dengan Keppres No. 47 Tahun 2003
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
UU No. 31/2002 tentang Partai Politik
UU No. 2/1999 tentang Partai Politik
> selengkapnya...

Website

Partai Kebangkitan Bangsa
Abdurrahman Wahid


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang

<< December,2005>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data