Saifullah Yusuf: Presiden Minta PKB Islah
Kamis, 08 Desember 2005 | 17:27 WIB
TEMPO Interaktif, Kediri:Saifullah Yusuf mengungkapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengehendaki agar islah di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bisa segera dilakukan.
"Tanpa ingin mencampuri urusan internal PKB, namun
Presiden meminta agar PKB bisa bersatu kembali sehingga bisa menjadi kekuatan pendukung dalam menjalankan roda pemerintahan," kata Saifullah seusai bertemu KH Idris Marzuki, pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis (8/12).
Terkait hal itu, kata Saifullah yang menjabat Ketua Lembaga Organisasi dan Kaderisasi DPP PKB pimpinan Choirul Anam, dia berusaha tetap mendekati para ulama dan pengasuh Pondok Pesantren. Karena keputusan islah dalam bentuk apapun diserahkan sepenuhnya kepada para kiai.
"Islah memang sulit dilakukan, untuk itu yang saat ini berusaha dilakukan adalah agar kedua kubu tidak memakai pertimbangan untung rugi. Namun lebih mementingkan prinsip 'Iqamatul Haq wal 'Adl' (membanguan kebenaran dan
keadila bersama)," kata Saifullah.
Kedatangan Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal itu ke Lirboyo didampingi KH Anwar Iskandar (Wakil Ketua Dewan Syuro DPP PKB pimpinan Choirul Anam) dan Yahya C Staquf (Wakil Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB).
"Dari hasil pembicaraan saya dengan KH Idris, para
ulama setuju islah tapi prinsip politiknya harus
selaras dengan hasil Muktamar Surabaya. Sekarang
tinggal menunggu bagaimana petunjuk kiai selanjutnya
agar islah segera terwujud," imbuh Saifullah.
Sementara itu Idris menyatakan akan segera bertemu
dengan para ulama pendukung PKB pimpinan Choirul Anam. "Insya Allah segera ada kesepakatan mengenai bentuk
islah," kata Idris singkat. Dwidjo U. Maksum





