Kelaparan di Papua Ujian Bagi Aburizal Bakrie

Sabtu, 10 Desember 2005 | 20:06 WIB

TEMPO Interaktif, Makassar:Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid menyatakan kasus kelaparan yang menewaskan 55 warga di Kabupaten Yahokimo, Papu merupakan ujian awal bagi Menko Kesra Aburizal Bakrie yang baru saja dilantik.

Untuk memnyelesaikan masalah ini, pemerintah pusat memang harus turun tangan mengatasinya. Beruntung, saat ini Aburizal sudah berada di lokasi dan menyiapkan bantuan.

"Ini akan jadi lahan pembuktian bagi Menko Kesra bahwa dia bisa mensejahterakan rakyat. Saya berharap beliau tidak membuat masyarakat frustasi," kata Hidayat di sela-sela Seminar Pergeseran Peran dan Fungsi MPR Pasca Amandeman di Universitas Hasnuddin, Makassar, Sabtu (10/12).

Ia menyatakan turut prihatin atas kasus tersebut. Sebaliknya, Hidayat juga mempertanyakan kinerja birokrat di Papua, mulai tingkat desa, kecamatan, kabupaten hingga gubernur, serta anggota DPR di sana.

Sebab jika penyebabnya adalah gagal panen, itu adalah sesuatu yang bisa diperkirakan sebelumnya. Begitu pula kelaparan yang mengakibatkan puluhan warga meninggal bukan peristiwa yang merupakan proses satu hari.

"Pasti ada peristiwa sebelumnya. Inilah yang membuat presiden sangat marah karena perilaku asal bapak senang masih ada di daerah," ujarnya.

Pada bagian lain ia mengingatkan pemerintah agar kasus tersebut tidak dijadikan alasan untuk melanjutkan impor beras. Karena masyarakat pangan pokok masyarakat Papua bukan beras, tapi umbi-umbian dan sagu. "Jangan karena kasus ini dijadikan dalih bahwa Indonesia berasnya masih kurang, sehingga masih perlu impor beras," kata Hidayat
Irmawati

TOPIK






Komentar Anda

Kirim