Wapres Minta Diberi Hak Jawab

Kamis, 15 Desember 2005 | 03:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap media massa memberikan hak jawab bagi Presiden dan Wakil Presiden untuk setiap pemberitaan yang dinilai tidak tepat.

Ketika memberi sambutan pada peringatan hari Ulang Tahun Kantor Berita Nasional Antara, Rabu (13/12), ia menilai media terlalu banyak mengkritik Presiden dan Wakil Prsiden tanpa memberi kesempatan kepada keduanya untuk mengkritik media dan memberi hak jawab.

"Kalau Anda punya hak mengkritik saya, kenapa saya tidak bisa mengkritik Anda? Ini kan adil, demokrasi kan begitu. Kenapa Presiden dan Wakil Presiden terus menerus punya kewajiban dikritik, tidak mempunyai hak menjawab," ungkap Kalla.

Pada kesempatan ini, ia juga meminta media tidak hanya menyajikan berita-berita buruk tentang Indonesia. Kalau pemerintah dan parlemen dinilai jelek, beritanya jelek,
di televisi horor terus, kata Kalla, akhirnya spirit bangsa ini tidak bisa dikembangkan sebaik-baiknya.

Media, lanjutnya, selain harus mengkritik pemerintah, daerah atau apapun, juga harus mampu memberi semangat besar bagi bangsa melalui penyajian berita-berita yang baik. "Yang benar dibenarkanlah, yang salah disalahkan lah secara proporsional," pintanya. Sunariah

Topik :






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: