Penyaluran Subsidi Langsung Tahap Pertama Masih Tersendat

Senin, 19 Desember 2005 | 14:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Penyaluran subsidi langsung tunai tahap pertama masih tersendat, terutama di Indonesia bagian timur, yakni Provinsi Maluku, Irian
Jaya Barat, dan Papua. Di ketiga provinsi itu, dana subsidi yang tersalurkan masih kurang dari separuhnya.

"Penyaluran di Papua dan Maluku terhambat oleh kondisi medan yang sulit," kata Direktur Jenderal Bantuan dan Jaminan Sosial Departemen Sosial Amrun Daulay kepada Tempo di sela-sela rapat koordinasi nasional evaluasi program subsidi itu di Jakarta, Senin (19/12).

Amrun mengatakan, sisa dana yang belum disalurkan tersebut akan diberikan langsung kepada penerimanya oleh petugas PT Pos Indonesia. Penyaluran subsidi tahap pertama menyedot dana Rp 4, 62 triliun untuk 15,4 juta rumah tangga miskin.

Amrun mengatakan, Departemen Sosial telah meminta pemerintah daerah untuk lebih berperan mengatasi masalah dan gejolak dalam penyaluran subsidi langsung. Departemen itu menargetkan pada bulan ini bisa menyelesaikan semua permasalahan pada penyaluran subsidi tahap pertama.

Depsos, kata dia, juga telah meminta kepada Pos Indonesia agar menambah jumlah loket untuk penyaluran subsidi, menyediakan loket khusus untuk lanjut usia dan
penyandang cacat, serta menggunakan nomor antrean agar penyaluran bisa berjalan lebih tertib. OKTAMANDJAYA WIGUNA

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :