Presiden Minta Akta Kelahiran Digratiskan

Kamis, 22 Desember 2005 | 13:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerukan kepada pemerintah daerah untuk tidak memungut biaya pembuatan akta kelahiran kepada warganya. Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan pada puncak peringatan Hari Ibu ke-77 di Taman Mini Indonesia Indah, Kamis (22/12).

Ia juga mengharapkan pimpinan pemerintah daerah, yakni gubernur, bupati dan wali kota untuk dapat mempermudah dan memperlancar pelayanan pembuatan akta kelahiran di daerahnya masing-masing. ?Kalau bisa dipermudah, jangan dipersulit,? ujar Yudhoyono yang langsung disambut tepuk tangan hadirin.

Setiap anak yang lahir, kata Presiden, harus mempunyai kepastian hukum tentang asal-asulnya, antara lain asal-asul keturunan, status hukum serta kewarganegaraannya. Adanya kepastian hukum itu sangat penting artinya untuk masa depan setiap anak yang lahir. ?Agar mereka dapat memperoleh hak-haknya sebagaimana dijamin dalam peraturan perundang-undangan tentang hak asasi manusia,? ujar Yudhoyono.

Ia mengatakan saat ini masih ada kaum ibu yang belum menyadari pentingnya akta kelahiran bagi anaknya. Oleh sebab itu pengetahuan tentang akta kelahiran ini perlu diberikan kepada kaum ibu.

Dalam kesempatan itu, Yudhoyono mengucapkan penghargaan kepada para gubernur, bupati dan wali kota yang telah membebaskan biaya pembuatan akta kelahiran di daerahnya masing-masing.

dimas adityo

TOPIK






Komentar Anda

Kirim