|
Tak Ada Pengetatan Penjagaan Wakil Presiden
Selasa, 27 Desember 2005 | 14:37 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pengamanan terhadap Wakil Presiden Jusuf Kalla berjalan normal tanpa ada peningkatan yang berarti. Meski begitu, menurut Syahrul Ujud, staf khususnya, kesiagaan tetap tinggi setelah adanya informasi rencana penculikan terhadap pejabat oleh kelompok teroris.
"Saya tidak melihat ada pengetatan keamanan," kata Syahrul ketika dihubungi Tempo, Selasa (27/12).
Syahrul mengatakan, pengamanan terhadap Wakil Presiden baik di rumah, kantor, maupun selama perjalanan tetap dilakukan seperti biasa. Ia mencontohkan, Kalla tetap kerap keluar ruangan dan berjalan di kompleks kantor termasuk berbicara dengan wartawan tanpa hambatan.
Kepala Biro Pers dan Media Kantor Wakil Presiden, Evac Mintaredja, mengatakan isu rencana penculikan itu tidak sampai menjadi pembahasan serius di kantornya. Penjagaan di lingkungan kantor itu juga berjalan seperti biasa. budiriza
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Menteri koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), M Jusuf Kalla memberi keterangan pers perihal evaluasi pelaksanaan penyaluran dana konpensasi pengurangan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) 2000 dan 2001 di kantor Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Jakarta, 14/06/02. [TEMPO/ Bagus Indahono; K8A/114/2002; 20020701].](/hg/photostock/2005/03/24/s_K8A11405_high_thumb.jpg) |
![Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K21A20603_high_thumb.jpg) |
| M Jusuf Kalla memberi keterangan pers
|
|
| Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|