|
Xanana Persilakan Pengungsi Timor Timur Tentukan Sikap
Selasa, 27 Desember 2005 | 15:42 WIB
TEMPO Interaktif, Kupang: Presiden Timor Leste Xanana Gusmau mempersilakan pengungsi Timor Timur yang masih menetap di Nusa Tenggara Timur untuk mengambil sikap: kembali ke Timor Leste atau menjadi warga negara Indonesia.
Xanana mengungkapkan hal itu saat bertemu Gubernur Nusa Tenggara Timur Piet A. Tallo dan sejumlah pejabat daerah itu di Kupang, Selasa (27/12).
"Pintu Timor Leste selalu terbuka. Terserah masyarakat untuk menentukan pilihan terbaik. Dulu kami ajak mereka pulang. Sekarang siapa yang mau pulang silakan," kata Xanana.
Pertemuan itu juga antara lain membahas masalah bilateral, khususnya masalah tiga segmen di perbatasan yang belum disepakati, nasib 100 lebih mahasiswa dan pelajar Timor Leste di Nusa Tenggara Timur, serta kemungkinan kerjasama antara Timor Leste dan Timor barat.
Gubernur Piet A. Tallo kepada wartawan mengatakan bahwa sedikitnya 104.436 pengungsi Timor masih berada di wilayahnya. Pemerintah Indonesia, kata Tallo, akan tetap berkomitmen untuk memberikan perhatian kepada para pengungsi itu.
"UNHCR (badan dunia untuk pengungsi) akan mengakhiri misinya pada 31 Desember 2005. Tetapi pemerintah akan memberikan perhatian," kata Tallo.
Sementara itu, para tokoh prointegrasi mengharapkan kunjungan Xanana di Timor barat dapat membawa misi perdamaian dan rekonsiliasi.
"Sebagai warga Timor Timur yang sekarang menetap di Indonesia, kami minta agar Xanana berlaku adil termasuk memberikan kebebasan kepada kami untuk berkunjung ke Timor tanpa harus diperlakukan sebagai warga negara asing," kata Armindo Soares, mantan Ketua DPRD Timor Timur.
Selama di Kupang, Xanana dijadwalkan melakukan berbagai pertemuan dengan para eks milisi, termasuk Eurico Gutteres, mantan komandan milisi yang kini menjadi koordinator Front Pejuang Eks Timtim. jems de fortuna
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|