Presiden-Wakil Presiden Terancam Pembunuhan

Rabu, 28 Desember 2005 | 15:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Kepolisian RI Jenderal Sutanto mengaku telah mendapat laporan adanya ancaman pembunuhan terhadap Presiden Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Tentunya kami siapkan pengamanannya supaya tidak terjadi," kata Sutanto, Rabu (28/12), sebelum sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta.

Polisi, kata Sutanto, juga menerima daftar nama pejabat yang menjadi sasaran penculikan. Namun, ia tidak bersedia menyebutkan nama-nama itu.

Guna menghindari terjadinya pembunuhan Kepala Negara dan penculikan pejabat, kata Sutanto, polisi telah mengerahkan kekuatan khusus.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Syamsir Siregar mengatakan bahwa ancaman pembunuhan terhadap presiden dan wakil presiden harus dilihat sebagai hal penting. "Jangan sampai kita kebobolan," katanya.

Syamsir menambahkan, BIN mengetahui rencana pembunuhan dan penculikan itu berdasarkan hasil penyelidikan sejumlah pembicaraan melalui telepon. "Ancaman kepada orang-orang yang berpengaruh bisa saja karena alasan bisnis, yaitu pengancam mencari dana dan sebagainya," ungkap Syamsir.

Juru bicara kepresidenan Andi Mallarangeng menyebutkan bahwa ancaman itu diperoleh dari "informasi intelijen yang valid". Pasukan Pengamanan Presiden, kata dia, telah memperketat pengamanan terhadap Presiden Yudhoyono karena ancaman juga ditujukan kepada keluarganya. sunariah






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: