Sahal Mahfudz Dirawat di Rumah Sakit

Selasa, 03 Januari 2006 | 16:53 WIB

TEMPO Interaktif, Semarang:Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), K.H. Sahal Mahfudz dirawat di RS Telogorejo Semarang, ruang Bougenvil II/224. Dia dirawat sejak Jumat (30/12) dengan keluhan nyeri di dada, badan gemetar, serta muka pucat.

Saat Tempo berkunjung, Selasa (3/1), pengasuh Pesantren Maslakhul Huda, Margoyoso, Pati tersebut bisa diajak bicara, meski sambil berbaring lemah. "Alhamdulillah, kondisinya sudah membaik," ucapnya lirih.

Sahal dirawat dengan pegawasan dari tim dokter, Sahal Fatah dan Sodikurrifki (spesialis jantung), Roy Harjalukito (spesialis internis) dan Dwi Bambang (spesialis paru). Tim dokter tidak bersedia menjelakan penyakit yang diderita Ketua Umum MUI tersebut.

"Dengan alasan menjaga kerahasiaan pasien, tim dokter tidak bersedia menjelaskan penyakit yang diderita Kyai Sahal," kata juru bicara RS Telogorejo, Nana Noviada Kwartawati. "Yang jelas, kondisi Kyai Sahal sudah berangsur membaik. Tim dokter juga tidak melakukan tindakan operasi," imbuhnya.

Menurut Wahrodzi, salah satu asisten Sahal, Sahal baru bersedia opname setelah nyeri dada dan gemetar tidak tertahankan. Keluhan nyeri dada sudah dirasakannya sekitar sebulan yang lalu. "Tepatnya pasca jatuh terpeleset saat Munas MUI di Jakarta," kata Wahrodzi.

Saat ini Sahal ditunggui oleh istrinya, Nafisah Sahal, putranya Abdul Rozak Hazin, serta kedua asistennya.

Tokoh yang sudah membesuk adalah Menteri Agama Maftuh Basuni, Menteri Dalam Negeri M. Makruf, Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi, Gubernur dan Kepala Polda Jawa Tengah, Mardiyanto dan Irjen Dody Sumantiyawan.

Dari MUI, yang datang membesuk adalah Din Syamsudin, KH Ma'ruf Amin dan Prof. Umar Syihab. Sohirin






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: