Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jenasah WNI yang Ditembak Timor Leste Belum Diserahkan
Sabtu, 07 Januari 2006 | 17:05 WIB

TEMPO Interaktif, Kupang:Sampai Sabtu sore, pukul 18 .00 Wita, tiga jenazah WNI yang ditembak di wilayah perbatasan Timor Leste belum dievakuasi ke Indonesia. Jenazah ketiga warga desa Toha, Kec. Raihat, Kab.Belu, Nusa Tenggara Timur, masih berada di Rumah Sakit Maliana Distrik Bobonaro. Belum ada kepastian kapan ketiga jenazah akan diserahkan untuk dimakamkan.

Anggota keluarga dari ketiga warga Indonesia itu meminta Timor Leste untuk tidak melakukan otopsi atau mengambil organ-organ tubuh keluarga mereka.
Sementara hasil investigasi dari tim gabungan yang terdiri dari pasukan pengaman perbatasan RI-Timor Leste, tim olah TKP Polda NTT, Polres Belu, dan Satgas Kodim 1605 Belu, belum bisa dikonfrontir dengan hasil investigasi Kepolisian Timor Leste karena terputusnya koordinasi.

Tim investigasi Indonesia dipimpin oleh Kepala Seksi Intel Satgas Pasukan Pengaman Perbatasan RI Mayor Artileri Rio. Dari hasil investigasi sementara yang dilakukan oleh tim Indonesia, ternyata lokasi penembakan hanya berjarak sekitar 50 meter dari garis batas kedua negara dan berada di wiayah Timor Leste.

Dalam insiden penembakan yang terjadi Jumat kemarin, terdapat dua remaja yang berhasil meloloskan diri dari upaya penembakan polisi perbatasan Timor Leste. Kedua remaja itu yakni Egi Dios (15) dan Lias Tavares (16). Dalam rekonstruksi ulang yang dilakukan oleh tim investigasi di TKP, Egi Dios dan Lias Tavares mengaku sempat dihadang oleh dua oknum polisi Timor Leste. Pada saat yang sama, sekitar tiga anggota anggota polisi Timor Leste lainnya menembak tiga orang yang tewas menggunakan dua senjata laras panjang dan satu pistol.

Sementara, Komandan Satuan Tugas Pasukan Pengamanan Perbatasan RI-Timor Leste, Letkol Artileri Ediwan Prabowo yang dihubungi di TKP menyatakan akan berupaya melakukan koordinasi dengan kedutaan besar RI di Dilli agar secepatnya mengembalikan jenazah tiga orang tewas.

Jems De Fortuna

Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB<spasi>brk71939<spasi>komentar dan kirim ke 9333


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Timor Leste Akan Minta Maaf Setelah Ada Hasil Investigasi
Tiga WNI Lagi Mancing Ditembak Polisi Timor Leste
Pegadaian Syariah Akan Dibuka di Timor Leste
Xanana Resmikan Konsul Timor Leste di Kupang
Xanana-Gutteres Sepakat Rekonsiliasi
Xanana Persilakan Pengungsi Timor Timur Tentukan Sikap
Rekomendasi KKP Indonesia-Timor Leste Bukan Buat Pengadilan
Timor Leste Buka Konsulat di Kupang
Penurunan Merah Putih di Batek Dilaporkan ke Jakarta
Xanana Natal di Timor Barat
> selengkapnya...


Website

U.S. Department of State
United Nations (PBB)
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< January,2006>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data