|
Demonstran Minta Pemerintah Putuskan Hubungan dengan Dili
Senin, 09 Januari 2006 | 11:40 WIB
TEMPO Interaktif, Kupang: Warga eks Timor-Timur yang menamakan diri Pejuang Eks Tim-tim unjuk rasa di halaman Gedung DPRD Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.
Mereka membakar bendera nasional Timor Leste, negara bekas provinsi ke-27 RI itu, dan kostum Presiden Xanana Gusmao. Demonstran menuntut dunia internasional untuk menjatuhkan sanksi yang tegas kepada Timor Leste, berkaitan dengan penembakan tiga warga negara Indonesia di wilayah perbatasan, Jumat lalu.
Mereka juga meminta pemerintah Indonesia untuk menghentikan hubungan diplomatik dan segala bentuk kerjasama dengan Timor Leste, serta menutup perwakilan Indonesia di Dili.
Tuntutan lainnya yakni meminta pemerintah Timor Leste membayar ganti rugi kepada keluarga ketiga korban yang tewas. Jika semua tuntutan ini tidak dipenuhi, mereka mengancam akan memblokir paksa setiap jalan masuk dan keluar Timor Leste serta kantor perwakilan negara itu di Indonesia.
Unjuk rasa dilakukan menjelang penyerahan tiga jenazah WNI yang ditembak dari pemerintah Timor Leste kepada pemerintah Indonesia di wilayah perbatasan Mato'ain, Kabupaten Belu. Jems de Fortuna
INDEKS BERITA LAINNYA :
|