|
Departemen Luar Negeri Panggil Duta Besar Timor Leste
Senin, 09 Januari 2006 | 16:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktur Asia Timur dan Pasifik Departemen Luar Negeri Yuri Thamrin memanggil Duta Besar Timor Leste untuk Indonesia, Pendeta Arlindo Marcal, Senin siang.
Dalam pertemuan itu, Yuri menyampaikan protes terhadap penggunaan kekuatan senjata dalam menangani warga yang melintas perbatasan. "Penggunaan senjata ini tidak dilegalkan dalam hukum internasional," kata Yuri yang dihubungi Senin siang.
Tiga warga Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, yang masuk ke wilayah Timor Leste ditembak oleh polisi perbatasan Timor Leste, Jumat pekan lalu. Mereka disebutkan sedang memancing saat ditembak.
Pemerintah Indonesia dan Timor Leste, kata juru bicara Departemen Luar Negeri itu, akan melakukan investigasi bersama guna menemukan pelaku penembakan. Kedua negara juga akan meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar petugas yang berjaga di wilayah perbatasan.
Yuri juga mendesak pemerintah Timor Leste agar segera menandatangani perjanjian kerjasama keamanan perbatasan Indonesia-Timor Leste. Maruli Ferdinand
INDEKS BERITA LAINNYA :
|